Selasa, 09 Juni 2020

Qitfirul Dwi Cahyono UMSIDA

Assalamu'alaikum
Perkenalkan nama saya Qitfirul Dwi Cahyono 
Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Fakultas SAINTEK prodi Teknik Informatika
Saya akan mengupload hasil kerja saya disini
Semoga Bermanfaat

BASIS DATA

1. Basis Data, Model Data, Diagram E-R
Ø  Basis data adalah Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer dan dapat diolah atau dimanipulasi serta dapat diakses dengan mudah dan tepat menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan sebuah informasi

Ø  Model Data Model data merupakan suatu cara untuk menjelaskan tentang data-data yang tersimpan dalam basis data dan bagaimana hubungan antar  data tersebut untuk para pengguna (user) secara logika. Secara garis besar model data dapat dikelompokkan menjadi 3 mcacam yaitu :

A.   Model Data Berbasis Objek (Object based data model)
Merupakan himpunan data dan relasi yang menjelaskan hubungan logik antar data dalam suatu basis data berdasarkan pada obyek datanya. Salah satunya adalah Entity Relationship Model.

B.   Model Entity Relationship Diagram (ERD) atau Conceptual Data Model (CDM)
Merupakan suatu model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu persepsi bahwa dunia nyata terdiri dari obyek-obyek dasar (entitas) yang mempunyai hubungan atau relasi antar obyek-obyek dasar (entitas) tersebut yang dilukiskan dengan menggunakan simbol-simbol grafik tertentu.

C. Model Data berbasis Record (Record Based Data Model)
Model ini berdasarkan pada record/rekaman untuk menjelaskan kepada para pemakai tentang logik antar data dalam basis data. Salah satunya adalah Relational model.

Ø  Entity Relationship Diagram Merupakan model data yang dikembangkan berdasarkan obyek atau entitas. ER_D berguna membantu perancang atau analis sistem pada saat melakukan analisis dan perancangan basis data karena model ini dapat menunjukkan macam data yang dibutuhkan dan direlasikan antar data di dalamnya.

1.     Komponen ER_Diagram
Sebuah diagram ER tersusun atas tiga komponen, yaitu entitas yang merupakan obyek dasar yang terlibat dalam sistem, atribut yang berperan sebagai penjelas entitas, kerelasian antar entitas menunjukkan hubungan yang terjadi diantara dua entitas.
a.     Entitas (Entity)
b.     Atribut (Attribute)
c.     Kerelasian antar entitas (Entity Relationship)




2.     Langkah-langkah Membuat ER_Diagram
Untuk membuat ER_Diagram secara lengkap dapat dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah sebagai berikut :
·       Identifikasikan setiap entitas yang terlibat.
·       Lengkapi masing-masing entitas dengan atribut yang sesuai.
·       Tentukan primari key dari masing-masing entitas.
·       Identifikasikan setiap kerelasian berikut jenisnya yag terjadi di antara entitas dengan membuat tabel daftar kerelasian antar entitas.
·       Gambarkan simbol-simbol entitas, atribut, dan kerelasian antar entitas secara jelas dan tidak bertabrakan.
·       Cek ER_Diagram yang terbenuk, dalam hal : kelengkapan entitas, kelengkapan atribut, kelengkapan kerelasian antar entitas dan jenis kerelasian antar entitas.

2. STRUCTURED QUERY LANGUAGE (SQL)

Ø  SQL merupakan suatu bahasa (language) standar menurut ANSI (American National Standards Institute) yang digunakan untuk mengakses basis data. SQL pertama kali diterapkan pada sistem R (sebuah proyek riset pada laboratorium riset San Jose, IBM). Kini SQL juga dijumpai pada berbagai platform, dari mikrokomputer hingga mainframe. SQL dapat digunakan baik secara berdiri sendiri maupun dilekatkan pada bahasa-bahasa lain seperti C dan Delphi. SQL juga telah menjadi bagian dari sejumlah DBMS, seperti Oracle, Sybase, MySQL dan Informix.

Ø  Elemen dasar SQL mencakup pernyataan, nama, tipe data, konstanta, ekspresi, operator relasi, operator logika  dan fungsi bawaan.

·       CREATE
·       ALTER
·       DROP
·       COMMIT
·       ROLLBACK
·       INSERT
·       UPDATE
·       SELECT
·       DELETE
·       GRANT
·       REVOKE

Yang semuanya dikelompokkan berdasarkan fungsinya masing-masing yaitu :
a.     Data Definition Language (DDL) : Digunakan untuk mendefinisikan data dengan menggunakan perintah : CREATE, DROP, ALTER.
b.     Data Manipulation Language (DML) : Digunakan untuk memanipulasi data dengan menggunakan perintah : INSERT, SELECT, UPDATE, DELETE.
c.     Data Control Language (DCL) : Digunakan untuk mengontrol hak para pemakai data dengan perintah : GRANT, REVOKE.




3. DATA DEFINITION LANGAUAGE (DLL)

      A . Data Definiton Language (DLL)
DLL merupakan bagian dari sql yang digunakan untuk mendefinisikan struktur dan kerangka data dan obyek basis data. Bisa juga dikatakan merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut basis data, tabel, batasan-batasan terhadap suatu atribut, serta hubungan antar tabel.

      B.  Perintah-perintah DDL
Berikut ini perintah-perintah sql untuk Data Definiton Language :
            A. Membuat Database
    Syntax :
    CREATE DATABASE namadatabase, Dimana :
    Nama database yang dibuat tidak boleh mengandung spasi dan tidak boleh memiliki
    nama yang sama dengan database lain di MySQL.
                               
B. Menampilkan daftar Database   
Untuk menampilkan daftar basis data yang ada di Mysql dapat menggunakan              perintah    :
 SHOW DATABASES;

C. Menghapus Database
    Untuk melakukan penghapusan terhadap basis data yang sudah dibuat.
                Syntax : DROP DATABASE namadatabase;
                Dimana : Database yang akan dihapus harus sesuai dengan nama database.

D. Mengaktifkan Database
Sebelum membuat suatu tabel, terlebih dahulu harus mengaktifkan database yang                 akan digunakan untuk menyimpan tabel-tabel tersebut dengan perintah : USE namadatabase;

E. Membuat Tabel
Dalam basis data tabel atau field berfungsi untuk menyimpan record atau data. Untuk    membuat table Syntaxnya adalah :
CREATE TABLE namatabel
(
Field1 TipeData1 ([lebar]),
Field2 TipeData2 ([lebar]),
...
Field3 TipeData3 ([lebar])
);

F. Mendefinisikan null/not null
Ketika membuat tabel, beberapa field harus diatur agar field tertentu harus diisi. Biasanya field ini adalah sebagai field utama atau kunci, juga sebagai identikasi sehingga tidak boleh kosong.
G. Mendefinisikan Nilai Bawaan (Default)
Nilai default adalah nilai yang otomatis diberikan oleh sistem untuk suatu atribut ketika ada penambahan baris baru, sementara nilai pada atribut tersebut tidak diisi oleh pengguna. Syntax :


H. Menentukan kunci primer (Primary Key) Pada Tabel
Key adalah satu gabungan dari beberapa atribut yang dapat membedakan semua basis   data (row) dalam tabel secara unik. Key di dalam database berfungsi sebagai suatu cara untuk mengidentifikasi dan menghubungkan satu tabel data dengan tabel yang lain.

I. Menghapus Primary Key Pada Tabel Perintah :

   Cara 1 :
   Jika primary key dibuat dengan menggunakan alter table :
            ALTER TABLE namatabel DROP CONSTRAINT namaconstraint;

   Cara 2 :
   Jika primary key dibuat melalui create table :
ALTER TABLE namatabel DROP PRIMARY KEY;

J. Menentukan Foreign Key Pada Tabel
Foreign Key adalah satu set atribut atau set atribut sebagai key penghubung kedua tabel dan melengkapi satu relationship (hubungan) terhadap primary key yang menunjukan keinduknya. Jika sebuah primary key terhubungan ke table/entity lain, maka keberadaan primary key pada entity tersebut di sebut sebagai foreign key.

K. Menghapus Foreign Key
    Foreign key yang sudah dibuat dapat di hapus dengan perintah :
    ALTER TABLE namatabel DROP FOREIGN KEY namaconstraint;

L. Mengubah Struktur Tabel
Tabel yang sudah dibuat dapat dilakukan perubahan strukturnya seperti penambahan  atribut (field), penghapusan atribut (field) bahkan mengganti lebar field dari tabel tersebut. Perintah yang digunakan adalah ALTER TABLE.


M. Menghapus Tabel
Tabel sudah di buat dapat di hapus dengan menggunakan perintah DROP TABLE.     Syntax sebagai berikut:
DROP TABLE namatabel;
4, DATA MANIPULATION LANGUAGE (DML)
A.    Data Manipulation Language (DML)
Data Manipulation Language (DDL) merupakan perintah-perintah yang berfungsi untuk melakukan manipulasi data ataupun objek-objek yang ada didalam tabel. Antara lain: perintah untuk memilih data (query), menyisipkan, mengubah dan menghapus data dalam basis data.

Bentuk manipulasi yang dapat dilakukan oleh DML diantaranya adalah :
1.     Melakukan pencarian kembali data lama,
2.     Penyisipan data baru ke dalam tabel
3.     Penghapusan data
4.     Pengubahan data
5.     Menampilkan data dengan kreiteria tertentu
6.     Menampilkan data secara terurut.

DML menurut jenisnya dapat dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.     Prosedural, DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan dan bagaimana cara mendapatkannya, Contoh paket bahasa prosedural adalah dBase III, FoxBase.
2.     Non Prosedural, DML membutuhkan pemakai untuk menspesifikasikan data apa yang dibutuhkan tanpa tahu bagaimana cara mendapatkannya. Contoh paket bahasa non prosedural adalah SQL (Structured Query Language) atau Query By Example (QBE).
B.    Perintah DML sebagai berikut :
a.     INSERT
Perintah INSERT digunakan untuk menambahkan baris pada suatu tabel.
b.     UPDATE
Perintah UPDATE digunakan untuk mengubah isi data pada satu atau beberapa kolom pada suatu tabel.
c.     SELECT
Perintah SELECT digunakan untuk menampilkan isi dari suatu tabel yang dapat dihubungkan dengan tabel yang lainnya.
d.     DELETE
Perintah DELETE digunakan untuk menghapus satu baris, baris dengan kondisi tertentu atau seluruh baris.
5. QUERY DAN VIEW
A.    Query
Query merupakan suatu proses pengolahan data yang digunakan untuk memberikan hasil dari basis data berdasarkan kriteria tertentu. Query tidak hanya membaca atau mengambil data, query biasanya melibatkan beberapa tabel yang direlasikan dengan menggunakan field kunci. Namun query juga dapat digunakan pada satu tabel saja, tetapi hasilnya kurang informatif dan terbatas.
B.    View
View adalah perintah query yang disimpan pada database dengan suatu nama tertentu, sehingga bisa digunakan setiap saat untuk melihat data tanpa menuliskan ulang query tersebut.
C.    Penggunaan view
1.     View antar 2 tabel
Kita akan membuat view dari relasi antara tabel "buku" dan "penerbit" untuk menampilkan data buku dan penerbitnya dari database perpustakaan dengan nama "view_buku".
2.     View dengan 3 tabel
Membuat view dari relasi antara tabel “buku”, “angota” dan “peminjaman” untuk menampilkan data peminjaman buku dari database perpustakaan dengan nama "view_peminjaman".
6. DATA CONTROL LANGUAGE (DCL) / HAK AKSES
A.    Pemahaman Hak Akses
Basis data yang telah dibuat perlu diatur agar data selalu dalam keadaan aman dari pemakai yang tidak berhak. Pengaturan hak akses berguna dalam hal pembatasan pengaksesan suatu data, misalkan hanya pemakai tertentu yang bisa membaca atau pemakai lain yang justru dapat melakukan perubahan dan penghapusan data.
Macam-macam perintah yang terkait dengan hak akses adalah SELECT, INSERT, UPDATE, DELETE, REFERENCES, INDEX, CREATE, ALTER dan DROP.

B.    Mengatur Hak Akses
Untul MySQL versi 3.22. keatas dalam manajemen user dapat menggunakan perintah GRANT dan REVOKE untuk mengatur hak akses pemakai (user).

1.     Perintah GRANT
Dipergunakan untuk membuat user baru dengan izin aksesnya.
2.     Perintah REVOKE
C.    Membatasi Hak Akses
Hak akses perlu dibatasi untuk memudahkan dalam mengatur dan mengawasi pemakaian data serta menjaga keamanan data.
D.    Hak Akses Penuh
Untuk memberikan hak akses penuh kepada pemakai, dapat memakai perintah klausa ALL PRIVILEGES. Tentunya dengan pemberian hak akses penuh kepada pemakai (user).
E.    Hak Akses kepada Public
Untuk memberikan hak akses kepada banyak user dapat menggunakan klausa PUBLIC. Bebrapa DBMS ada yang menggunakan klausa WORLD.
F.    Pencabutan Hak Akses
1.     Pencabutan Hak Akses Sementara
Untuk melakukan pencabutan atau penghapusan hak akses user menggunakan perintah REVOKE. Perintah ini juga mampu melakukan pencabutan hak akses sebagian pemakai atau secara keseluruhan.
2.     Perintah DELETE
Untuk menghapus user secara permanen dari basis data.

umsida.ac.id | fst.umsida.ac.id




Selasa, 19 Mei 2020

Algoritma dan Struktur Data

Halo, nama saya Qitfirul Dwi Cahyono
Saya kuliah di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
Fakultas Sains dan Teknologi Prodi Informatika

Saya disini akan membagikan hasil rangkuman saya yang sudah saya dapatkan dari praktikum Algostruk.

Pokok bahasan 1
(Struktur Data, Array,Pointer, dan Struktur)

A.  Konsep Dasar Struktur Data
Struktur data adalah sebuah bagian dari ilmu pemrograman dasar yang mempunyai karakteristik yang terkait dengan sifat dan cara penyimpanan sekaligus penggunaan atau pengaksesan data.
B.  Konsep Dasar Array       
Array adalah kumpulan elemen-elemen data. Kumpulaan elemen tersebut mempunyai suusnan tertentu yang teratur. Jumlah elemen terbatas, dan semua elemen mempunyai tipe data yang sama. Jenis-jenis array:
-Array Satu Dimensi
-Array Dua Dimensi
-Array Multidimensi / Dimensi Banyak
C.  Konsep Dasar Pointer
Pointer adalah sebuah variabel yang berisi lamat variabel yang lain. Suatu ponter dimaksudkan untuk meunjuk koperatore suatu alamat memori sehingga alamat dari suatu variabel dapat diketahui dengan mudah.
D.  Konsep Dasar Struktur
Struktur  adalah  koleksi  dari  variabel  yang  dinyatakan  dengan  sebuah nama, dengan sifat setiap variabel dapat memiliki tipe yang berlain


Struktur biasa dipakai untuk mengelompokkan beberapa informasi yang berkaitanmenjadi  sebuah satu  kesatuan.  Contoh  sebuah  struktur  adalah informasi data tanggal, yang berisi tanggal, bulan, dan tahun.

Pokok Bahasan 2
(Linked List / Senarai)

Linked list adalah sejumlah objek atau elemen yang dihubungkan satu dengan lainnya sehingga membentuk suatu list. Sdangkan objek atau elemen itu sendiri adalah merupakan gabungan beberapa data (variabel) yang dijadikan satu kelompok atau structure atau record yang dibentuk dengan perintah struct. Untuk menggabungkan  objek  satu  dengan  lainnya,  diperlukan  paling  tidak  sebuah variabel yang bertipe pointer. Syarat  linked list adalah harus adapat  diketahui alamat simpul pertama atau biasa dipakai variabel First/Start/Header.
Istilah-istilah dalam Linked list :
-    Simpul
Simpul terdiri dari dua bagian yaitu :
a.   Bagian data
b.   Bagian pointer yang menunjuk ke simpul berikutnya
-    First/Header
Variabel First/Header berisis alamat  (pointer)/acuan (reference)  yag menunjuk lokasi simpul pertama linked list, digunakan sebagai awal penelusuran linked list.
-    Nil/Null
Tidak bernilai, digunakan untuk menyatakan tidak mengacu ke manapun.
-    Simpul Terakhr (Last)
Simpul terakhir linked list berari tidak menunjuk simpul berikutnya. Tidak terdapat alamat  disimpan di field pointer (bagian kedua dari simpul). Nilai null atau nil disimpan di field pointer di simpul terakhir.

Operasi Dasar pada Linked List :
IsEmpty : Fungsi ini menentukan apakan linked list kosong atau tidak.
Size : operasi untuk mengirim jumlah elemen di linked list.
Create : operasi untuk penciptaan list baru yang kosong



Insertfirst : operasi penyisipan simpul sebagai simpul pertama.
Insertafter : operasi untu penyisispan simpul setelah simpul tertentu.
Insertlast : operasi untuk penyisipan simpul sebagai simpul terakhir.
Insertbefore : operasi untuk penyisipan simpul sebelum simpul tertentu.
Deletefirst : operasi penghapusan simpul pertama.
Deleteafter : operasi penghapusan setelah simpul tertentu.
Deletelast : operasi penghapusan simpul terakhir.

Pokok Bahasan 3
(Stack / Tumpukan)
Stack  adalah kumpula elemen-elemen  yang  tersimpan dalam suatu tumpukan. Aturan penyisispan dan penghapusan elemennya tertentu :
-    Penyisispan selalu dilakukan “di atas “ TOP
-    Penghapusan selalu dilakukan pada TOP
Karena  aturan  penyisipan  dan  penghapusan  semacam  itu,  TOP  adalah  satu- satunya alamat tempat terjadi operasi, elemen yang ditambahkan paling akhir akan menjadi elemen yang akan dihapus. Dikatakan bahwa elemen Stack tersususn secara LIFO (Last In First Out).
Seperti halnya jika kita mempunyai sebuah tumpukan buku, agar tumpukan buku itu  tidak  ambruk  ketika kita  mengambil sebuah  buku  di dalam tumpukan  itu amaka harus diambil satu per satu dari tumpukan yang paling atas dari tumpukan.

Pokok Bahasan 4
(Queue / Antrian)

Antrian adalah suatu kumpulan data yang penambahan elemennya hanya bisa dilakukan pada suatu ujung(disebut sisi belakang atau REAR), dan penghapusan atau pengambilan elemen dilakukan lewat ujung yang lain (disebut sisi depan atau FRONT).Prinsip yang digunakan dalam antrian ini adalah FIFO (First In First Out) yaitu elemen yang pertama kali masuk akan keluar pertama kalinya.Penggunaan antrian lain simulasi antrian didunia nyata (antrian pembelian tiket),sistem  jaringan  komputer  (pemrosesan  banyak  paket  yang  datang  dari banyak koneksi pada suatu host,bridge,gateway),dan lain-lain.

Elemen Karakteristik penting antrian sebagai berikut :
a.   Elemen antrian yaitu item-item data yang terdapat dalam antri
b.   Head/front (elemen terdepan antrian).
c.   Tail/rear (elemen terakhir antrian).
d.   Jumlah antrian pada antrian (count).
 e.   Status/kondisi antrian,ada dua yaitu:
-Penuh                                    
Bila elemen diantrian mencapai kapasitas maksimum antrian.Pada kondisi ini,tidak   mungkin  dilakukan  penambahan  ke  antrian.Penambahan  di elemen menyebabkan kondisi Overflow.
-Kosong
Bila tidak ada elemen antrian.Pada kondisi ini,tidak mungkin dilakukan pengambilan elemen antrian.Pengambilan elemen menyebabkan kondisi kesalahan Underflow.
Operasi-operasi pokok pada antrian diantaranya adalah :
1.   Create             Membuat antrian baru.
2.   IsEmpty          Untuk memeriksa apakah Antrian sudah penuh atau belum.
3.   IsFull              mengecek apakan Antrian sudan penuh atau belum.
4.   Enqueue/Insert           menambahkan           elemen           kedalam antrian,penambahan elemen selalu


Pokok Bahasan 5
(Rekursif)
Fungsi rekursif adalah suatu fungsi yang memanggil dirinya sendiri,artinya fungsi tersebut  dipanggil di  dalam tubuh  fungsi  itu  sendiri.Contoh  menghitung  nilai factorial.Rekursif sangan  memudahkan untuk  memecahkan permasalahan  yang kompleks.Sifat-Sifat rekursif :
Dapat digunakan ketika inti dari masalah terjadi berulang kali
Sedikit lebih efisien dari iterasi tapi lebih elegan.
Method-methodnya dimungkinkan untuk memanggil dirinya sendiri.
Data yang berada dalam method tersebut seperti argument disimpan sementara ke dalam stack sampai method pemanggilnya diselesaikan.


Pokok Bahasan 6
(sorting / Pengurutan)

Pengurutan data (sorting) didefinisikan sebagai suatu proses untuk menyusun kembali himpunan obyek menggunakan aturan tertantu.Ada dua macam urutan yang biasa digunakan dalam proses pengurutan yaitu :
              Urutan naik (ascending) yaitu dari data yang mempunyai nilai paling kecil sampai paling besar.
              Urutan turun (descending) yaitu dari data yang mempunyai nilai paling besar sampai          paling kecil.

Beberapa algoritma metode pengurutan dan prosedurnya sebagai berikut :
1.   Bubble Sort
Bubble  Sort  adalah  suatu  metode  pengurutan  yang  membandingkan elemen yang sekarang dengan elemen berikutnya.Apabila elemen sekarang
> elemen berikutnya,maka posisinya ditukar.Kalau tidak,tidak perlu ditukar.Diberi nama “Bubble” karena proses pengurutan secara berangsur- angsur  bergerak/berpindah  ke  posisinya  yang  tepat,seperti  gelembung yang keluar dari sebuah gelas bersoda.
2.   Selection Sort
Metode selesi melakukan pengurutan dengan cara mencari data yang terkecil kemudian  menukarkanya  dengan  data  yang  digunakan  sebagai acuan  atau  sering  dinamakan  pivot.Selama  proses,pembandingan  dapengubahan  hanya  dilakukan  pada  indeks  pembanding  saja,pertukaran data  secara  fisik  terjadi  pada  akhir  proses.
3.   Merge Sort
Algoritma Merge Sort ialah algoritma pengurutan yang berdasarkan pada strategi divide atau conquer.Algoritma ini terdiri dari dua bagian utama,pambagian list yang diberikan untuk di-sort ke dalam beberapa sublist yang lebih kecil,dan sort (mengurutkan) dan merge (menggabungkan) sublist-sublist yang lebih kecil ke dalam list hasil yang sudah diurutkan.
Berikut Contoh program Ascending dengan menggunakan bubble sort :