Minggu, 04 Juli 2021

Qitfirul Dwi Cahyono UMSIDA

JARINGAN KOMPUTER


Dasar Firewall (Filter, NAT, Mangle)

    Tembok api atau dinding api adlah sistem perangkat lunak yang mengizinkan lalu lintas jaringan yang dianggap aman untuk bisa melaluinya dan mencegah lalu lintas jaringan yang dianggap tidak aman. Umumnya, sebuah tembok-api diterapkan dalam sebuah mesin terdeteksi, yang berjalan pada pintu gerbang (gateway) antara jaringan lokal dengan jaringan Internet. Fungsinya digunakan untuk membatasi atau mengontrol akses terhadap siapa saja yang memiliki akses terhadap jaringan pribadi dari pihak luar.

 

Filter

    Firewall mengimplementasikan packet filtering dan dengan demikian menyediakan fungsi keamanan yang digunakan untuk mengatur arus data, dari dan melalui router, yang berfungsi sebagai alat untuk mencegah akses tidak sah ke jaringan langsung terpasang dan router itu sendiri serta sebagai filter untuk lalu lintas keluar.

NAT

    Ada dua jenis NAT, diantara Sumber NAT atau srcnat dan Tujuan NAT atau dstnat. Sumber NAT atau srcnat, jenis NAT ini dilakukan pada paket yang berasal dari jaringan natted. Berfungsi untuk mengganti sumber alamat pribadi IP dari sebuah paket dengan alamat IP baru publik karena perjalanan melalui router. Sedangkan, Tujuan NAT atau dstnat, jenis NAT ini digunakan untuk memebuat host di jaringan pribadi untuk dapat diakses dari internet.

Mangle 

    Mangle adalah semacam 'penanda' yang menandai paket untuk proses selanjutnya dengan tanda khusus. Dalam RouterOS banyak menggunakan tanda misalnya pohon antrian, NAT, dan routing. Fasilitas mangle digunakan untuk memodifikasi beberapa bidang dalam header IP, seperti TOS (DSCP) dan bidang TTL.

 

Bridge dan Routing

Bridge

Ethernet seperti jaringan (Ethernet, Ethernet over IP, IEEE802,11 di ap-bridge atau modus jembatan, WDS, VLAN) dapat dihubungkan bersama-sama menggunakan MAC jembatan. Fitur jembatan memungkinkan interkoneksi host terhubung untuk memisahkan LAN (menggunakan EollP, jaringan didistribusikan secara geografis dapat dijembatani juga jika jenis interkoneksi jaringan IP ada antara mereka) seolah-olah mereka mendekat pada satu LAN. 

Routing 

RIB (Routing Information Base) berisi informasi routing yang lengkap, termasuk rute statis dan kebijakan aturan routing dikonfigurasi oleh pengguna, informasi routing belajar dari protokol routing, informasi tentang jaringan yang terhubung. RIB digunakan untuk menyaring informasi  routing, menghitung rute terbaik untuk setiap awalan tujuan, membangun dan memperbarui Forward Information Base dan untuk mendistribusikan rute antara protokol routing yang berbeda. Router dengan dst -address 0.0.0.0/0 berlaku untuk setiap alamat tujuan. Rute tersebut disebut rute defalt. jika tabel routing berisi rute default aktif, maka tabel routing lookup alam tabel ini tidak akan pernah gagal. 

Tunnel, VPN dan Proxy

PPTP

PPTP terowongan yang aman untuk mengangkat lalu lintas IP menggunakan PPP. PPTP merangkum PPP dalam garis virtual yang berjalan diatas IP. PPTP menggabungkan PPP dan MPPE (Microsoft Point to Point Encryption) untuk membuat link terenskripsi. Tujuan protokol ini adalah untuk membuat koneksi yang aman dikelola dengan baik antara router serta antara roter dan klien PPTP (Klien tersedia untuk dan / atau termasuk dalam hampir semua OS termasuk Windows).

L2TP 

L2TP adalah protokol trowongan aman untuk mengangkat lalu lintas IP menggunakan PPP. L2TP merangkum PPP dalam garis virtual yang berjalan di atas IP, Frame Realy dan protokol lainnya (yang saat ini tidak didukung oleh MikroTik RouterOS). Tujuan protokol ini adalah untuk memungkinkan Layer 2 dan PPP endpoint untuk berada di perangkat yang berbeda dihubungkan oleh jaringan packet-switched dengan L2TP. Hal ini juga memungkinkan berguna untuk menggunakan L2TP seperti protokol tunneling lainnya dengan atau tanpa enkripsi. 

Web Proxy

MikroTik RouterOS melakukan proxy HTTP dan HTTP -proxy (untuk FTP, HTTP dan HTTPS protokol). Proxy server melakukan fungsi Internet Cache objek dengan menyimpan objek Internet yang diminta, yaitu data tersedia melalui HTTP dan FTP protokol pada sistem diposisikan dekat dengan penerima dalam bentuk mempercepat browsing pelanggan dengan memberikan mereka meminta salinan file dari proxy cache pada jaringan lokal kecepatan.

Hotspot, DHCP, Queue

Hotspot 

Hotspot adalah cara untuk mengotorisasi pengguna untuk mengakses beberapa sumber daya jaringan, tetapi tidak menyediakan enskripsi lalu lintas. Untuk login, dapat menggunakan browser web (HTTP atau protokol HTTPS) dengan demikian mereka tidak diharuskan untuk menginstal software tambahan. Sistem Hotspot ditargetkan untuk menyediakan otentikasi dalam jaringan lokal tetapi mungkin juga digunakan untuk mengotorisasi akses dari jaringan luar untuk mengakses sumber daya lokal.

DHCP

DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) diperlukan untuk distribusi mudah alamat IP dalam jaringan.

Queue

Merupakan sebuah antrian yang digunakan untuk membatasi dan memprioritaskan lalu lintas :

1.                   Data rate limit untuk alamat IP tertentu.

2.                  Membatasi lalu lintas peer-to-peer

3.                  Memprioritaskan beberapa paket aliran atas orang lain.

4.                  Mengkonfigurasi semburan lalu lintas untuk browsing web lebih cepat.

5.                  Menerapkan batasan yang berbeda berdasarkan waktu.

6.                  Saham yang tersedia lalu lintas antara pengguna yang sama.

Ada dua cara berbeda untuk mengkonfigurasi antrian di RouterOS :

/queue menu sederhana - dirancang untuk memudahkan konfigurasi sederhana, tugas sehari-hari antrian (seperti klien tunggal upload / download pembatasan, pembatasan lalu lintas P2P, dll).

/antrian pohon menu - untuk melaksanakan tugas antrian canggih (kebijakan prioritas global, kelompok pengguna keterbatasan). Membutuhkan arus paket ditandai dari / ip firewall mangle fasilitas.

 

umsida.ac.id

fst.umsida.ac.id

 

 


Sabtu, 16 Januari 2021

Praktikum SO

 

Assalamualaikum

Nama saya Qitfirul Dwi Cahyono, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.Saya disini akan menjelaskan tentang Sistem Operasi yang mana yang sering digunakan pada Linux, dapat digunakan pada aplikasi yang mana salah satunya adalah Terminal.

POKOK BAHASAN 1

Pengenalan Sistem Komputer  dan Sistem Operasi Linux 

PENYAJIAN ( TUTORIAL ) SISTEM KOMPUTER

Komputer merupakan alat elektronik yang pada awalnya dirancang untuk aktivitas komputasi. Namun pada saat ini penggunaan komputer telah berkembang mengikuti perkembangan zaman di tambah juga mencakup pada manipulasi, simulasi, animasi, dan komunikasi-informasi.

Sebagaimana layaknya sebuah perangkat elektronik, komputer merupakan sistem Input Proccess and Output, sehingga memerlukan masukan untuk diolah yaitu berupa data dan akan menghasilkan suatu keluaran yaitu informasi.

Secara teknis, kriteria yang dijadikan dasar untuk mengklasifikasikan, antara lain: arsitektur

kecepatan pemrosesan besarnya memori kemampuan penyimpanan jumlah pengguna

biaya dan ukuran.

SISTEM OPERASI

Sistem operasi adalah program yang bertindak sebagai perantara antara user dengan perangkat keras komputer. Sistem operasi digunakan untuk mengeksekusi program user dan memudahkan menyelesaikan permasalahan user. Selain itu dengan adanya sistem operasi membuat sistem komputer nyaman digunakan. Sistem operasi mempunyai tujuan untuk menggunakan perangkat keras komputer secara efisien.

Secara umum komponen sistem komputer terdiri dari :

1.        Perangkat Keras, merupakan sumber daya utama untuk proses komputasi. Perangkat keras komputer terdiri dari : CPU, memory dan perangkat input output.

2.        Sistem Operasi, mempunyai tugas untuk melakukan control dan koordinasi penggunaan perangkat keras pada berbagai program aplikasi untuk user- user yangberbeda.

3.        Program Aplikasi, menentukan cara sumber daya sistem digunakan untuk menyelesaikan permasalahan komputasi dari user, contohnya compiler, sistem basis data, video games, program bisnis danlain-lain.

4.        User yang menggunakan sistem, terdiri dari orang, mesin atau komputer lain.

 

 

POKOK BAHASAN2

Struktur Sistem Operasi Linux


Struktur Linux

Linux tidak jauh beda dengan Unix yang merupakan suatu sistem operasi yang terstruktur, menyangkut sistem pada perangkat lunaknya maupun pada perangkat keras  seperti  (  terminal,  Unit  system,  consol  serta  jalur  komunikasi)   Adapun struktur Linux yang menyangkut perangkat lunak antara lain:

-          Shell

-          Utilitas

-          Kernel

-          Aplikasi

 

Struktur Shell merupakan interpreter pada system linux. Shell berfungsi sebagai interface (antar muka) antara user dengan sistem linux. Adapun macam-macam shell yang terdapat pada sistem linux antara lain :

*  korn shell(/bin/ksh)

*Bourne Again Shell ( /bin/bash )

*  C Shell ( /bin/csh)

 

Struktur Utilitas adalah salah satu program yang sengaja disediakan linux untuk melakukan tugas-tugas tertentu.

 

Struktur Kernel, merupakan bagian paling penting dari suatu sistem linux, memiliki fungsi :

untuk menampilkan berbagai bentuk fungsi bertingkat rendah dan pengendali langsung perangkat keras.

Terdapat beberapa fungsi yang dilakukan kernel antara lain :

 

Manajemen file dan security

1.        Pelayanan proses input out-put

2.        Manajemen memori

3.        Penanganan proses interupsi

4.        Proses manajemen sistem dan penjadwalan

5.        Pelayanan jam sistem dan tanggal

 

Pada linux terdapat sistem call yaitu suatu sistem yang dapat menghubungkan antara bagian luar linux dengan kernel.

 

Struktur Aplikasi adalah salah satu program yang dibuat oleh pemakai untuk memenuhi kebutuhan sendiri.

 

dan perlu diketahui juga tentang struktur direktori pada linux, sebelumnya saya jelaskan apa itu

file ??

File merupakan struktur dasar dalam sebuah sistem komputer berfungsi untuk menyimpan datadata maupun informasi. Nah didalam linux dibagi menjadi 3(tiga) kategori utama antara lain :

1)                Direktory

Yaitu file yang berisi daftar nama dan juga suatu bilangan kode dari masing- masing file yang digunakan.

2)                File spesial

Yaitu file yang menyatakan piranti fisik/perangkat keras,bisa berupafile- file yang berhubungan dengan komunikasi antar proses yang sedang berjalan.

3)                File Biasa

Yaitu file yang digunakan untuk penyimpanan data, dokumen, grafik, dll.Bentuk file antara lain file data.

 

 

POKOK BAHASAN 3

MANAJEMEN I/O & MANAJEMEN MEMORI

Manajemen I/O

INPUT => PROSES => OUTPUT

Instruksi (command) yang diberikan pada Linux melalui Shell disebut sebagai eksekusi program yang sela njutnya disebut proses. Setiap kali instruksi diberikan, maka Linux kernel akan menciptakan sebuah proses dengan memberikan nomor PID (ProcessIdentity).Proses dalam Linux selalu membutuhkan Input dan menghasilkan suatu Output. Dalam konteks Linux input/output adalah:

·         Keyboard(input)

·         Layar(output)

·         Files

·         Struktur data kernel

·         Peralatan I/O lainnya (misalnyaNetwork)

 

Manajemen Memori

Linux mengimplementasikan sistem virtual memory demand-paged. Proses mempunyai besar memory virtual yang besar (4 gigabyte). Pada virtual memory dilakukan transfer page antara disk dan memory fisik. Jika tidak terdapat cukup memory fisik, kernel melakukan swapping beberapa page lama ke disk. Disk drive adalah perangkat mekanik yang membaca dan menulis ke disk yang lebih lambat dibandingkan mengakses memory fisik. Jika memory total page lebih dari memory fisik yang tersedia, kernel lebih banyakmelakukanswappingdibandingkaneksekusikodeprogram,sehingga terjadi thrashing dan mengurangi utilitas.Jika memory fisik ekstra tidak digunakan, kernel meletakkan kode program sebagai disk buffercache.

Disk buffer menyimpan data disk yang diakses di memory , jika data yang sama dibutuhkan lagi dapat dengan cepat diambil dari cache.

 

 

 

POKOK BAHASAN 4

Proses Thread dan Deadlock

 

KONSEP PROSES DI LINUX

Setiap kali intruksi diberikan pada linux sell, maka kernel akan menciptakan sebuah proses id. Proses ini disebut juga dengan terminology Unix: sebagai sebuah Job. Proses id (PID) di mulai dari 0, yaitu proses “INK”, kemudian diikuti oleh proses berikutnya  (terdaftar pada /etc/inittab).

Beberapa tipe proses:

·      Foreground

     Proses yang didapatkan oleh pemakai langsung pada terminal (interaktif dialog).

·      Batch

     Proses yng dikumpulkan dan dijalankan secara sekuensial (satu persatu) Prose Batch tidak di asosiasikan (berinteraksi) dengan terminal.

·      Daemon

     Proses yang menunggu permintaan (request) dari proses lainnya dan menjalankan tugas sesuai dengan permintaaan tersebut. Bila tidak ada request, maka program ini akan berada dalam kondisu “idle” dan tidak menggunakan waktu hitung CPU. Umumnya nama proses daemon di UNIX berakhiran d, misalnya inetd, named, popd dll.

 

A.    SINYAL

Proses dapat mengirim dan menerima sinyal dan ke posisi lainya. Proses mengirim sinyal melalui intruksi “kill” dengan format

$ Kill [ -nomor sinyal ] [ nomor PID ]

Nomor sinyal : 1 s/d maksimum nomor sinyal yang di definisikan system Standar nomor sinyal yang ter penting adalah:

 

Tabel Deskripsi Nomor Sinyal

No. Sinyal

Nama

Deskripsi

1

SIGHUP

Hangup, sinyal dikirim bila proses terputus, misalnya melalui putusnya hubungan modem

2

SIGINT

Sinyal Interup, melalui ^c

3

SIGQUIT

Sinyal Quit melalui ^\

9

SIGKILL

Sinyal Kill, menghentikan proses

15

SIGTERM

Sinyal terminasi software

 

 

POKOK BAHASAN 5

Manajemen File dan Disk

Manajemen File

       File merupakan kumpulan data atau informasi yang saling berhubungan. Sistem operasi Linux mempunyai manajemen file berbentuk seperti piramida. Membentuk tingkatan struktur file seperti pohon silsilah keluarga. Struktur ini memudahkan pengguna linux untuk mengelola berbagai file.

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 5.1 Struktur File Linux

 

       Sistem file pada linux dimulai dari root yang ditandai dengan symbol “ / ”. Kemudian direktori dan subdirektori. Kita dapat membuat file mulai dari root kebawah. Pada umumnya terdapat dua macam file yang berbeda. Pertama merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan data. Sebagian besar file merupakan jenis file biasa yang berguna untuk menyimpan berbagai jenis data. Sedangkan jenis file yang kedua ialah file direktori yang berguna untuk menyimpan dan menghimpun berbagai file-file.

 

POKOK BAHASAN 6

Sistem Operasi Tersebar

A.  PENYAJIAN (TUTORIAL)

DEFINISI SISTEM OPERASI TERSEBAR

Sistem operasi tersebar adalah sebuah sistem yang komponennya berada pada jaringan komputer. Komponen tersebut saling berinteraksi dan melakukan komunikasi/koordinasi hanya dengan pengiriman pesan. Sistem operasi terdistribusi adalah salah satu implementasi sistem operasi tersebar, dimana sekumpulan komputer dan prosesor yang  terhubung dalam satu jaringan. Koleksi-koleksi dari objek-objek ini secara tertutup bekerja secara bersama-sama untuk melakukan suatu tugas atau pekerjaan tertentu.Tujuan utamanya adalah untuk memberikan hasil secara lebih, terutam adalam:

$  File system
$  Name space
$  Waktu pengolahan
$  Keamanan Akses  ke  seluruh  resources,

LANGKAH-LANGKAH

Masuk ke sistem operasi Linux

·         Login sebagai user.(user Anda)

·         Masuk ke root dengan perintah su

·         Instalasi paket software menggunakan yum

 

 

 

Kesimpulan diatas adalah menjelaskan tentang Tugas Praktikum Sistem Operasi

Semoga bermanfaat, Sekian terimakasih.

 

Walaikumsalam

 

umsida.ac.id | fst.umsida.ac.id